Perkembangan Smart City di Tokyo dan Penerapan Konsep Smart City berbasis Teknologi Informasi di Indonesia

Akhir-akhir ini banyak media yang menayangkan tayangan tentang konsep Smart City di beberapa kota besar di Indonesia, yaitu seperti di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dsb. Apa sih sebenarnya Smart City itu?

Smart-City.png

Source : YourStory

Apasih Smart City itu? Secara harafiah Smart City berarti Kota Cerdas, namun mari kita simak definisi nya lebih lengkap dibawah ini.

A smart city is an urban development vision to integrate multiple information communication technology (ICT) and Internet of Things (IoT) solutions in a secure fashion to manage a city’s assets – the city’s assets include, but are not limited to, local departments’ information systems, schools, libraries, transportation systems, hospitals, power plants, water supply networks, waste management, law enforcement, and other community services

source : wikipedia

Jadi sih intinya konsep Smart City ini memiliki visi untuk mengintergasikan informasi teknologi komunikasi (IT) dan internet dan menjadikannya menjadi solusi yang aman untuk mengelola aset kota tersebut. Aset tersebut bisa berupa sistem informasi departemen lokal, sekolah, perpustakaan, rumah sakit, transportasi publik, pembangkit listrik dan layanan masyarakat lainnya.

Menurut Cities in Motion Index (CIMI), Tokyo meraih peringkat pertama sebagai kota cerdas terbaik di dunia. Gak heran lagi negara yang dijuluki negeri matahari terbit ini menjadi peringkat paling atas, Kota nya bersih, Masyarakatnya patuh pada aturan dsb.

tumblr_static_tqr0h50arhw8kow44ccgwoss_640_v2.jpg

Source : Tumblr

Pertama saya akan bahas sistem transportasi di Tokyo, Jepang.

ginza-line-105.jpg

Source : JapanVisitor

Kebanyakan orang jepang menggunakan subway karena tepat waktu dan harganya murah, Hanya sekitar 150-170¥. Subway tersebut menggunakan semacam ID Card bernama Pasmo atau Suica untuk pembayaran, Anda hanya perlu mengisi saldo pada kartu tersebut ditambah pengisian yang terdapat di seluruh subway, penggunaan nya sangat mudah karena hanya tinggal Tap saja. Karena saya juga sangat mengerti kebutuhan masyarakat Tokyo yang sangat mengagungkan waktu daripada apapun. Kartu tersebut juga dapat digunakan untuk membeli minuman di vending machine, membeli barang di convenience store ataupun naik bus. Simple, Aman dan Nyaman ditambah juga ramah untuk wisatawan asing. Karena transportasi yang aman dan modern serta mudah digunakan masyarakat adalah salah satu konsep dari Smart City.

guide01-page-004.jpgSelain menggunakan subway dan bus untuk mengelilingi Tokyo bahkan ke prefektur sebelah, Konsep Smart City yang ditambahkan oleh pemerintah Jepang adalah sepeda dan tempat parkirnya? Kenapa? Di Jepang membuat SIM memang sangat ribet dan biayanya juga mahal, mungkin pemerintah disana ingin tetap menjaga kadar polusi udara dengan membatasi orang-orang yang memiliki SIM ataupun orang-orang yang bisa mengendarai kendaraan. Sepeda pun jadi transportasi yang umum dan banyak ditemukan disekitar Tokyo. Namun saking banyaknya pengguna sepeda, Pemerintah disana kebingungan memberikan fasilitas parkir sepeda. Karena lahan di Tokyo benar-benar sangat mahal dan sempit, Tetapi mereka tidak kehabisan ide, Jepang membuat tempat parkir sepeda di bawah tanah! Mereka menggunakan teknologi lift dan robot untuk mengatasi masalah ini. Anda dapat mengecek liputan videonya dibawah ini. Namun sepeda anda sebelumnya harus dipasang IC chip terlebih dahulu untuk memanfaatkan fasilitas tempat parkir ini.

00068023.jpg

And next I’ll show you “Urban Farm” yaitu sebuah garden (taman) atau saya akan sebut perkebunan di dalam gedung alias indoor, namun beberapa ada yang terletak di rooftop gedung itu sendiri. Tanah di Tokyo memang sangat mahal, padat dan sempit. Memungkinkan mereka tidak bisa berkebun dengan leluasa di tanah ataupun persawahan. Perkebunan ini setidaknya memasok beberapa buah maupun sayuran yang bisa dimakan ataupun hanya sekedar hobi beberapa orang-orang yang menyukai berkebun namun dengan lahan yang sangat minim. Menurut beberapa sumber perkebunan ini bisa diatur suhu dan kelembapan dengan lampu-lampu yang dihubungkan dengan komputer untuk menjaganya. Makanya teknologi benar-benar sangat dibutuhkan. Iya juga sih karena tanaman ini membutuhkan memang membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintesis, Kalau tidak diberikan cahaya sama sekali jadi tidak bisa tumbuh dengan sempurna.

Kota cerdas tidak akan lengkap dengan pertumbuhan gadget, barang elektronik dan juga internet. Salah satunya yang saya akan bahas kali ini adalah WiFi, Internet memang sudah jadi bagian yang penting bagi kaum metropolitan sekarang. Apalagi Jepang sedang mengadang-gadang WiFi gratis di seluruh pelosok Jepang, Namun anehnya negara tetangga Jepang yaitu Korea selatan bahkan lebih memiliki banyak titik WiFi gratis, Bahkan Singapura yang notabene negara tetangga kita disebutsebut memiliki akses WiFi gratis yang lebih banyak.

0949562WiFI-Jepang780x390

Tapi anda harus mendownload aplikasi nya terlebih dahulu DISINI

libatkan_warga_untuk_jakarta_lebih_cerdas_160830_0.jpg

Saya sudah membahas Smart City di Tokyo dan cara menerapkannya. Apakah negara kita juga bisa mengikutinya? Tentu saja bisa, salah satunya konsep Smart City Indonesia sudah ada di Jakarta. Salah satu yang dibentuk Pemprov DKI Jakarta adalah sebuah Aplikasi Smartphone bernama Jakarta Smart City Portal, Meskipun saya bukan warga Jakarta aplikasi ini terlihat cukup membantu masyarakat di Jakarta sendiri. Selain karya buatan anak negeri aplikasi ini juga membantu masyarakat untuk melapor apabila ada gangguan seperti jalanan yang rusak, kemacetan, fasilitas umum dsb.

Web Banner 720x336[1].jpg

Salah satu aplikasi yang membantu ialah Qlue. Serius aplikasi ini Cute banget serius dan saya juga tidak menyangka aplikasi ini juga merupakan aplikasi karya anak negeri. Seperti yang dikatakan pak Basuki Tjahaja Purnama yang biasa kita kenal dengan sapaan Ahok, ada CCTV sebanyak 500 yang terpasang di Jakarta untuk memantau perkembangan Jakarta walaupun secara tidak langsung. Alahmdulillah aplikasi Qlue ini juga sudah merambah di beberapa kota salah satunya Yogyakarta, yaitu kota saya walaupun Sleman sepertinya belum menjadi Mitra Qlue sendiri.

Aplikasi ini membantu masyarakat untuk melaporkan banyak keluhan yang dialami masyarakat setiap harinya. Contohnya seperti : Spanduk kampanye, jalanan rusak, parkir liar, vandalisme dll. Bahkan pengguna juga dapat melaporkan pelayanan perusahaan swasta maupun kantor pemerintahan yang bertindak semena-mena, Dan memberikan review yang baik bagi perusahaan ataupun kantor pemerintahan apabila memberikan kesan yang baik.

Masih banyak permasalahan dan solusi yang sebenarnya akan saya bahas tentang Smart City, Konsep nya maupun penerapan nya itu sendiri. Memang benar konsep dan penerapan Smart City tidak akan berhasil apabila masyarakat tidak mau membantu ataupun menjaga fasilitas yang diberikan pemerintah. Maka bisa dibilang jika kita memiliki kota yang cerdas kita juga seharusnya memiliki masyarakat yang cerdas pula.

Mari kita wujudkan Smart City Indonesia agar negara kita juga bisa disandingkan dengan kota-kota besar di negara maju yang sudah menerapkan konsep Smart City.

Terima Kasih banyak sudah meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini.

tumblr_nwuhq62car1qagqqso1_r1_500.gif

Source : ggks (Tumblr)

Artikel / tulisan ini diikutsertakan GamaTechno Blog Writing Competition

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s